Londa, Wisata tak lazim yang di Tana Toraja.



TORAJA - Satu lagi, destinasi wisata yang selalu ramai dikunjungi di Toraja. Namanya Makam Gua Londa. Destinasi ini merupakan destinasi wajib jika anda mengunjungi Toraja. Bahkan orang Toraja bilang, jika anda belum ke Londa maka Anda belum ke Toraja.

Apalagi destinasi ini menawarkan sensasi yang berbeda. Di Londa Anda akan berwisata yang tak lazim. Mengunjungi makam di dalamm goa. Tapi jangan ngeri lebih dulu. Makan di Gua Londa tidak seperti makam pada umumnya. Tradisi orang Toraja yang bertahan ratusan tahun, membuat makam di Londa menjadi unik dan layak dikunjungi.

Destinasi ini berada di Desa Sandan Uai, Kecamatan Sanggalangi. Lokasinya sekitar 7 kilometer arah Selatan Kota Rantepao.

"Ini merupakan sebuah keunikan tradisi masyarakat Toraja. Keunikan tradisi ini menempatkan Toraja sebagai destinasi wisata budaya seperti halnya Bali. Bahkan Toraja memiliki market utama wisatawan asal Eropa. Ini menjadi bukti betapa menariknya Toraja. Ada banyak spot yang bisa dikunjungi, seperti Makam Goa Londa ini," ujar Menteri Pariwisata Arief Yahya, Rabu (26/12).

Londa mudah dicapai dengan kendaraan umum baik mobil, motor sewaan, ataupun ojek. Sebuah gapura menjadi sambutan selamat datang di Londa. Tiketnya pun murah meriah. Wisatawan cukup membayar tiket Rp.10.000 untuk bisa menikmati Makam Londa.

Selain itu anda wajib membawa penerang untuk masuk ke gua alam Londa. Soal ini wisatawan tak pelu khawatir. Ada banyak pemandu yang akan membawa petromaks akan menemani perjalanan anda.

Harga sewa petromaksnya pun cukup terjangkau, hanya Rp 50.000. Selain itu wisatawan bisa memberikan tips sesuka hati kepada pemandunya.

Sejumlah anak tangga harus dituruni sebelum mencapai tebing batu yang lumayan tinggi. Di tebing batu itulah terdapat gua alam yang dipenuhi labirin dengan stalagtit dan stalagmitnya.

Di depan tebing batu terdapat erong (peti mati) yang diletakkan di celah-celah batu. Posisi erong sendiri tidak bisa sembarangan. Pasalnya posisinya menunjukkan strata sosial dari orang yang dimakamkan. Semakin tinggi posisi erong semakin tinggi strata sosialnya. Beberapa erong nampak digantung di batu.




"Dahulu kala, erong memang digantung untuk menghindari binatang buas dan pencurian. Karena di dalam erong ikut disertakan barang-barang berharga milik yang meninggal," kata Rian Malino, salah satu pemandu di Pemakaman Londa.

Di tebing Londa, ada beberapa erong yang diletakkan di lokasi yang lumayan tinggi. Menurut Rian, erong itu milik keluarga bangsawan, sehingga harus berada lebih tinggi dari yang lain.

Sebuah lubang batu yang mirip etalase, diletakkan berjajar tao-tao. Sebuah patung kayu yang dipahat semirip mungkin dengan orang yang meninggal. Satu patung mewakili satu orang, dan didandani sesuai dengan strata sosialnya sewaktu masih hidup.

Beberapa tengkorak dan tulang belulang sudah diatur di celah-celah goa. Tengkorak dan tulang belulang itu jatuh saat erong rusak karena dimakan usia.

"Untuk memindahkan tengkorak dan tulang belulang juga tidak sembarang. harus ada upacaranya dan seizin keluarga yang meninggal. Begitu juga untuk meletakkan kembali tengkorak dan tulang belulang ke dalam erong, harus dilaksanakan upacara adat yang biayanya sangat besar. Ya seperti pesta pemakaman lah. Makanya banyak tengkorat yang dibiarkan tergeletak" ujar Rian.

Menelusuri gua makam ini, Anda perlu berhati-hati. Di beberapa bagian, ketinggian gua hanya sekitar 1 meter, sehingga perlu berjalan membungkuk. Kondisi gua yang dingin juga menambah aura mistis di destinasi ini. Meski begitu tidak ada bau menyengat dari mayat di dalam gua.

"Namun perjalanan menelusuri gua makam Londa tentulah merupakan sebuah pengalaman yang tak akan didapatkan di tempat lain. Apalagi kekayaan budaya ini didukung juga oleh keindahan alamnya yang luar biasa," kata Asisten Deputi Bidang Pemasaran I Regional III Kementerian Pariwisata Ricky Fauziyani.

Jalan yang mendaki lumayan menguras tenaga. Tapi jangan khawatir, tersedia beberapa gazebo untuk beristirahat. Dari gazebo itu, tebing batu dan gua alam terlihat secara keseluruhan. Jika sudah cukup beristirahat, mampirlah di kios-kios yang menjual berbagai souvenir.

Cukup banyak dan beragam cendera mata yang disediakan. Mulai dari miniatur tao-tao, ukiran dan pahatan ornamen Toraja, tas, selempang, kalung hingga ke kain tenun Toraja.

Amenitasnya juga lengkap. Di kompleks pintu masuk ini juga tersedia warung makan. Untuk akomodasi penginapan, di Toraja tersedia cukup banyak penginapan dan hotel. Fasilitasnya juga mumpuni.

"Toraja adalah sebuah destinasi wisata yang menawarkan keindahan panorama alamnya yang memesona dan tradisi serta budayanya yang tidak kalah menariknya. Pastikan, Toraja menjadi salah satu destinasi yang Anda akan tuju mengisi liburan Anda," ajak Deputi Bidang Pemasaran I Kementerian Pariwisata deputinya Rizki Handayani. (*)

Cap Go Meh Singkawang 2019, 2000 tiket VIP ludes terjual.



Setiap tahun kemeriahan singkawang menjadi  daya tarik untuk di kunjungi oleh wisatawan, Festival Cap Go Meh Singkawang semakin kuat dan dikenal luas. Festival ini selalu saja mampu menyedot kunjungan wisatawan. Baik wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara.

Bisa dibayangkan, sebanyak 2000 tiket VIP yang disiapkan panitia untuk even tahun ini, sudah ludes terjual. Tahun 2019, Festival Cap Go Meh selalu semakin semarak. Tingginya antusiasme kunjungan wisatawan, membuat Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie sangat gembira.

"Ini menandakan masyarakat sangat antusias untuk melihat atraksi Tatung pada perayaan Cap Go Meh di Kota Singkawang," tutur Tjhai Chui Mie.

Apa yang membuat walikota singkawang begitu gembira? Tiada lain adalah Festival Cap Go meh Kali ini dihadiri oleh Menteri Pariwisata Indonesia. Kehadiran Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya tentunya  akan membawa lebih banyak serta banyak tokoh terkenal yang datang ke Kota Singkawang.

Dengan membanjirnya wisatawan yang berkunjung, jelas akan membuat perputaran ekonomi di Kota Singkawang makin kencang. Indikasinya jelas, jumlah pesanan kamar hotel semakin meningkat. Demikian juga sektor kuliner, pengrajin oleh-oleh, hingga pengrajin perlengkapan upacara yang kebanjiran order.

"Itu berkah bagi Singkawang. Meskipun ada kabar tarif kamar yang diberlakukan manajemen hotel sangat mahal. Kabar yang tersiar itu tidak benar," bantah Tjhai Chui Mie. "Karena menurut pengakuan manajemen hotel, tarif yang diberlakukan pada perayaan itu bukan per hari, tapi per paket (17-19 Februari)," jelasnya. Dalam perayaan tahun ini, Walikota kembali mengundang Presiden Joko Widodo untuk bisa hadir, sehingga dapat memberikan semangat bagi masyarakat Kota Singkawan.

Harapan ini bisa dipahami mengingat Festival Cap Go Meh merupakan even budaya yang telah terkenal secara nasional bahkan mancanegara. "Saya sangat berharap beliau bisa hadir untuk bersama-sama menyaksikan even Imlek dan Cap Go Meh di Kota Singkawang," harap Walikota Tjhai.

Secara terpisah, Ketua Umum Panitia Imlek dan Cap Go Meh Kota Singkawang tahun 2019, Hengky Setiawan, mengemas even ini dengan maksimal. Hengky pun siap memperbaiki segala kekurangan pada perhelatan Festival Cap Go Meh di tahun-tahun sebelumnya. Di antara yang diperbaiki oleh Hengky Setiawan adalah panggung kehormatan untuk para tamu yang ditata dengan lebih rapi lagi sehingga tamu akan lebih nyaman. Ia mengatakan panitia akan mengutamakan kualitas daripada Tatung itu sendiri, sebab even ini terbilang cukup besar dan diminati wisatawan mancanegara. "Tahun ini kita harapkan tatung-tatung yang tampil, berkualitas. Tandunya serasi, sesuai atribut yang dikenakan dan unik karena akan diliput banyak media," katanya.

Lingga, Potensi Wisata Bahari di Cross Border ujung utara Indonesia.



LINGGA – Pariwisata Kabupaten Lingga sedang menggeliat. Selain sukses dengan Neptune Regatta Sail to Lingga, Kabupaten di Kepulauan Riau ini juga dibuat semarak dengan perayaan Imlek. Dipusatkan di Kawasan Pecinan Pancur, Kabupaten Lingga, event Festival Imlek Berwarna, Imlek Berbudaya sangat meriah. Kegiatan dilakukan, 7 hingga 9 Februari 2019.

Berbagai pertunjukan budaya mewarnai event tersebut. Uniknya bukan saja Barongsai yang tampil. Berbagai  seni budaya Melayu pun hadir menghangatkan suasana. Pementasan tari Melayu, tari dari Vihara Pancur, atraksi Marawis serta paduan suara dari Gereja Pancur, berkolaborasi meramaikan acara.

Menurut Asdep Bidang Pengembangan Pemasaran I Regional I Dessy Ruhati, festival ini untuk memaksimalkan potensi pariwisata di Lingga. Sebab, Lingga berada di daerah yang sangat strategis karena berdekatan dengan Malaysia dan Singapura.

"Saat Imlek masyarakat etnis Tionghoa Lingga yang saat ini bermukim di Singapura dan Malaysia pulang kampung. Dan, mereka selalu membawa sanak soudara dari Malaysia dan Singapura. Tentunya itu peluang untuk memperkenalkan pariwisata Lingga dengan suguhan atraksi wisata. Kami ingin menunjukkan jika perayaan Imlek di Lingga tak kalah heboh," ujar Dessy yang didampingi Kabid Pemasaran Area II Asdep Pengembangan Pemasaran I Regional I Kemenpar Diana Tikupasang, Jumat (8/2).

Tak dapat dipungkiri, potensi budaya Tionghoa di Lingga sangat melimpah. Pasalnya kabupaten yang berjuluk Bunda Tanah Melayu ini memiliki sejarah panjang etnis Tionghoa. Bahkan, nama Lingga konon berasal dari pemberian para perantau Tionghoa.

"Ini merupakan potensi besar yang dimiliki Lingga. Penyebaran perantau etnis Tionghoa Pancur pun sangat luas hingga negeri tetangga. Mereka bisa menjadi agen promosi pariwisata Lingga. Selain itu jaraknya pun tak jauh dari Malaysia dan Singapura," ucap Dessy.

Bagi Kabid Pemasaran Area II Asdep Pengembangan Pemasaran I Regional I Kemenpar Diana Tikupasang, kawasan Pancur, Lingga sangat menarik untuk dieksplorasi. Daerah ini menawarkan petualangan yang berbeda bagi wisatawan. Suasana khas kampung nelayan Melayu berpadu manis dengan nuansa Tionghoa. Terlebih pada saat Imlek, berbagai hiasan lampion menambah cantik suasana. 

Suasana malam di Lingga yang nampak lampion menyala sepanjang jalan


"Apalagi suasana senjanya. Sunset disini juara. Dengan pemandangan hilir mudik sampan nelayan yang beranjak pulang. Recommended banget buat traveler yang hoby foto. Ini potensi yang dapat mengundang wisatawan perbatasan datang," ucapnya.

Sementara itu Menteri Pariwisata Arief Yahya meyakini jika potensi pariwisata Lingga sangat menjanjikan untuk menarik wisman khususnya di border area. Daerah ini relatif mudah dijangkau dari Malaysia maupun Singapura. Wisata baharinya tak perlu diragukan. Begitu juga wisata sejarahnya.

"Konsepnya selalu sama 3A. Aksesnya baik, amenitasnya baik lalu didukung dengan atraksi yang berstandar global untuk mengundang wisatawan datang. Itu semua harus didukung oleh komitmen kuat pemimpin daerahnya.  Maka itu kita akan terus dorong Lingga dengan berbagai atraksi wisata untuk menjaring wisman datang," pungkas Menteri asal Banyuwangi tersebut.(*)

Horas Samosir Fiesta 2019 siap memanjakan wisatawan sepanjang tahun.




Samosir, Pulau ditengah danau vulkanik terbesar di Indonesia menawarkan pesona alam dan budaya yang memukau siapa saja yang berkunjung kesana. Samosir berada tepat di jantung danau Toba di Sumatra utara, apa yang membat samosir sangat unik dan wajib dikunjungi?

Tentu kebudayaan yang luhur serta masih terjaga hingga kini membuat samosir sangat wajib dikunjungi ketika kalian dating ke Sumatra Utara.Sepanjang tahun ini akan ada festival Horas Samosir yang bakal menambah semarak kemeriahan berwisata di Samosir dan danau Toba.

Menikmati alam yang indah dan budaya yang luhur adalah pilihan paket wisata yang lengkap. Horas Samosir  yang akan mengisi tahun 2019 dengan beragam acara yang menarik. Horas Samosir Fiesta 2019 terdiri dari Pertunjukan Musik, festival budaya, Kompetisi Olahraga-Pariwisata, dan banyak lagi,

Horas Samosir Fiesta menampilkan tiga acara internasional utama yang pasti akan mengarahkan lampu sorot ke kabupaten.  Ini adalah: Samosir Music International Festival, Gran Fondo New York (GFNY) Championship Asia, dan Samosir Lake Toba Ultra Marathon.

Tiga event yang berskala internasional diselenggarakan secara profesional dan menerapkan standar internasional.  Tahun lalu, tiga acara menarik banyak wisatawan internasional. Itulah sebabnya tahun ini penyelenggara optimis dan membuat persiapan yang lebih hati-hati dan terperinci. Termasuk dalam infrastruktur dan juga yang lainnya, untuk memastikan keberhasilan acara ini.

Sementara itu, Menteri Pariwisata, Arief Yahya, beserta Deputi Pengembangan Industri Pariwisata dan Destinasi, Dadang Rizki Ratman menyatakan bahwa kedatangan wisatawan ke daerah Danau Toba terus menunjukkan tren positif. Ini berkorelasi dengan pembangunan yang dilakukan terhadap infrastruktur wilayah termasuk jalan tol, bandara, dan pelabuhan. 

Dalam aksesibilitas ke Pulau Samosir, akan ada dua kapal ro-ro yang dapat menampung 35-40 mobil dan kapasitas penumpang 3.000 orang.


Festival Bau Nyale 2019: Berburu Si Cacing langka di Festival Bau Nyale




Gelaran Festival Pesona Bau Nyale (FPBN) 2019 dijamin akan berbeda. Lebih berbobot dan berkualitas. Sebab, festival ini ditangani figur-figur besar berpengalaman.  FPBN 2019 akan berlangsung 17-25 Februari, di KEK Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). 

Tema yang diangkat dalam FPBN 2019 ‘The Precious Culture of Mandalika’. Total ada 9 sub event yang ditampilkan. Kontennya beragam, ada religi, budaya, sport tourism, hingga kuliner.

“Komposisi FPBN 2019 lebih bagus. Tata waktunya diatur agar event ini jadi destinasi wisata utama. Pasti luar biasa karena ditangani oleh figur besar berpengalaman dan berprestasi,” ungkap Deputi Bidang Pemasaran I Kemenpar Rizki Handayani Mustafa.

FPBN 2019 dipegang oleh tim kurator handal CoE 2019 Kemenpar. Mereka adalah para ahli di bidangnya. Ada Staf Khusus Menteri Pariwisata Bidang Media dan Komunikasi Don Kardono yang menilai Media Value. Ada juga Taufik Rahzen yang kuat di Cultural Value.

Ada juga nama Jacky Mussry yang menjadi pakar Commercial Value. Koreografer kenamaan Indonesia Denny Malik juga dilibatkan. Penilaian tentang kostum diserahkan kepada Dynand Fariz, pencetus Jember Fashion Carnival.

Berikutnya adalah Eko ‘PeCe’ Supriyanto, yang sukses menangani opening ceremoy Asian Games 2018. Eko PeCe juga pernah menjadi koreografer diva dunia Madonna. Tim kurator lainnya adalah Samuel Wattimena.

“FPBN 2019 adalah. event yang besar. Perkembangannya juga sangat cepat. Selalu ada hal baru yang disajikan dan menjadi experience terbaik bagi wisatawan.”

“Hal positif ini tidak lepas dari tim kurator yang dimiliki oleh Kemenpar. Mereka ini bersinergi dengan daerah untuk menghasilkan karya-karya yang spektakuler,” jelas Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran I Regional III Kemenpar Muh Ricky Fauziyani.

FPBN 2019 akan mencapai puncaknya pada 24-25 Februari. Diprediksi pada hari-hari tersebut Nyale atau cacing laut akan muncul.

Menariknya lagi, keputusan ini didasarkan atas kesepakatan bersama pemangku adat, budayawan, tokoh agama dan masyarakat, hingga komunitas di wilayah Pujut.

“FPBN 2019 jauh lebih tertata. Tidak ada dualisme penentuan tanggal keluarnya Bau Nyale. Pada event tahun kemarin masih ada perbedaan tafsir.”

“Semoga kesamaan persepsi ini membawa sisi positif bagi FPBN 2019. Sebab, content yang disiapkan oleh para tim kurator itu sangat menarik,” tegas Kabid Pemasaran Area II Regional III di Deputi Bidang Pemasaran I Kemenpar Hendry Noviardi.

Ritual panjang dilalui sebelum menentukan tanggal keluarnya Nyale. Ada acara Sangkep Warige yang didahului ritual pemangku adat. Berikutnya, penentuan tanggal keluarnya Bau Nyale. Tata waktu ini mengacu kalender Sasak, yaitu setiap tanggal 20 bulan 10.

Melihat solidnya komposisi FPBN 2019, apresiasi diberikan oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya.

“Kami memberikan apresiasi atas persiapan yang dilakukan jelang FPBN 2019. Semuanya tampak rapi. Hal ini menjadi bukti betapa solidnya semua elemen untuk memajukan pariwisata NTB.”

“FPBN ini event besar dengan content terbaik. Selain atraksi, NTB memiliki aksesibilitas dan amenitas luar biasa. Silahkan datang ke Mandalika, enjoy NTB,” tutup Menpar Arief Yahya.


Festival Bau Nyale 2019 Siap meramaikan Lombok




Festival Pesona Bau Nyale (FPBN) merupakan salah satu event Nasional yang masuk dalam 100 Calendar of Event  “Wonderful 2019”. Bau Nyale yang artinya keberuntungan bagi masyarakat suku Sasak ini selalu mendapat perhatian besar dari kalangan umum dan wisatawan.

Festival Pesona Bau Nyale merupakan event Nasional ketiga yang dilaksanakan pada tahun 2019. Persiapan Festival Pesona Bau Nyale tahun ini dilaksanakan dengan matang dan dipromosikan secara besar-besaran.

Hal tersebut bertujuan untuk mendukung pencapaian target kunjungan 20 juta wisatawan ke Indonesia . Naiknya jumlah kunjungan wisatawan secara langsung akan berdampak pada peningkatan perekonomian warga setempat.

Bau Nyale, jika diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia artinya adalah
1.            Bau artinya menangkap,
2.            Nyale sebutan untuk cacing laut.

Festival Bau Nyale2019  diadakan sekali dalam setahun yang disesuaikan dengan kalender suku Sasak. Acara Festival Bau Nyale 2019 diselenggarakan sejak tanggal 17 hingga 25 Februari 2019 . Malam puncak acara Festival Pesona Bau Nyale akan dilangsungkan pada tanggal 24-25 Februari.

Seperti yang telah dijelaskan oleh Disbudpar Lombok tengah bahwa penetapan puncak pelaksanaan Festival Bau Nyale 2019 pada dasarnya bukan dari pemerintah Lombok Tengah sendiri, melainkan sesuai dengan kesepakatan dari masyarakat dan juga semua pihak.

Festival Bau Nyale 2019 ini akan digelar di pantai Seger Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah.  Inilah pantai yang terpilih sebagai tempat diselenggarakannya event tersebut.

Pantai Seger terpilih karena Nyale (Cacing Laut) tidak keluar di sembarang tempat. Sudah pasti, acara ini akan dihadiri oleh banyak wisatawan baik setempat, lokal maupun mancanegara.

Kegiatan FPBN tahun ini memiliki promosi yang lebih besar dengan melibatkan beberapa media seperti televisi nasional dan juga memanfaatkan media sosial.

Diskon-Diskon Menarik Dari LSGS 2019 : Lombok Sumbawa Great Sale 2019



Lombok Sumbawa Great Sale telah dimulai sejak 27 Januari kemarin. Lebih dari seratus tenant telah berpartisipasi dalam event yang rutin diadakan setiap tahun ini.

Hampir semua tenant memberikan promo-promo menarik untuk menggaet customer dari semua kalangan.

Untuk LSGS kali ini ada banyak tenant yang menyediakan diskon hingga 70% lho, kira-kira tenant mana aja ya? Yuk kita simak bersama!

1. Sinar Abadi Mutiara
Promosi pertama datang dari toko Sinar Abadi Mutiara. Bagi kalian yang ingin mencari oleh-oleh khas Lombok, mutiara bisa menjadi salah satu pilihannya.

Untuk memeriahkan LSGS tahun ini, Sinar Abadi Mutiara siap memberikan diskon hingga 70 persen untuk semua costumer.

Diskon ini berlaku hingga satu bulan lamanya. Jadi, tunggu apalagi? Segera datang ke Sinar Abadi Mutiara yang berlokasi di Jalan Adi Sucipto dan nikmati promonya.

2. Matahari Departement Store

Matahari Departement Store juga nggak mau kalah untuk memeriahkan LSGS tahun ini.

Mereka memberikan diskon untuk beberapa produk fashion, seperti baju, celana dan masih banyak lagi. Diskon yang diberikan nggak tanggung-tanggung, yakni mencapai hingga 70 persen.

3. Sang Pisang

Pengen nyemil-nyemil tapi bingung mau apa? Sudah nyobain Sang Pisang belum? Kalau belum kalian mesti cobain.

Walaupun mereka baru grand opening beberapa bulan yang lalu, Sang Pisang Lombok juga nggak mau ketinggalan memeriahkan LSGS 2019.

Promo yang diberikan juga nggak tanggung-tanggung, kalian akan mendapatkan satu box free setiap pembelian 3 box. Wah, jadi bisa menikmatinya bersama dengan keluarga ya!

4. Three-C

Setelah tadi kita bahas cemilan enak, nggak lengkap rasanya kalau nggak bahas minumannya juga kan? Tenang, LSGS punya satu rekomendasi tempat buat kalian yang mau cari tempat ngopi sambil internetan sepuasnya.

Yap! Three-C bisa menjadi pilihan kalian, banyak promosi yang telah disiapkan oleh Three-C, salah satunya diskon hingga 33,33 persen setiap pembelanjaan minimal 150k.

Eits, disini juga ada kopi yang unik gaes, Kopi Jancok namanya, dan rasanya gak perlu diragukan. Jadi, tunggu apalagi? Segera nikmati promo-promo mereka sepuasnya ya!

5. Grand Madani Hotel

Siapa sih yang nggak tahu Grand Madani? Hotel yang berlokasi di Jalan Udayana ini selalu siap memberikan pelayanan dan fasilitas terbaik di kelasnya.

Untuk memeriahkan LSGS kali ini, Grand Madani Hotel memberikan diskon hingga 62 persen untuk tipe kamar Syariah Superior.

Segera reservasi sekarang juga dan buatlah liburanmu menjadi berkesan.

6. Syahrini Karaoke TV

Kalian ingin seru-seruan bareng keluarga atau teman? Yuk mampir aja ke Princess Syahrini Karaoke, Epicentrum Mall. Kalian bisa seseruan nyanyi sesuka hati hanya dengan 7k/ nett tanpa syarat apapun. Kamu bisa mengajak teman ataupun keluarga untuk berkaraoke bersama.

Princess Syahrini Karaoke dilengkapi dengan fasilitas ruangan yang nyaman lho, jadi makin betah deh berlama-lama menghabiskan waktu sambil berkaraoke ria.

Cuss, langsung aja ke Princess Syahrini Karaoke dan dapatkan promonya sekarang juga

7. Kura-Kura Family Entertainment

Nikmati promo khusus Kura-Kura Waterpark. Hanya dengan membayar 28k kamu bisa berenang bersama teman ataupun keluarga.

Nggak cuma itu, kalian juga bisa mendapatkan voucher jalan sehat gratis yang akan diadakan pada tanggal 10 Maret 2019.

Jadi selain bisa liburan bareng keluarga, kalian juga bisa sekalian olahraga dan tentunya mendapatkan hadiah doorpize dari Kura-Kura Family Entertainment. Selamat liburan!

Pengalaman berharga berkunjung dan bertemu suku Dayak Sa'Ban Kalimantan Utara.



Akhirnya sampai juga ke Malinau, ibukota  provinsi Kalimantan Utara dengan nama juga Malinau. Kabupaten ini sedang merayakan ulang tahun ke-19 yang ditenggarai oleh Irau, suatu  ritual atau upacara adat yang dilakukan  masyarakat Dayak secara bersama-sama. Selain budaya, IRAU sekaligus membuat event  promosi seni, pariwisata dan ekonomi kreatif daerah, dilaksanakan 2 tahun sekali.

Perjalanan itu mulai dengan pukul 02.30 pagi keluar dari rumah. Diantar  suami ke bandara Soekarno Hatta. Pesawat take off pukul 05.00 dan pukul setengah 08.00 Waktu Indonesia Tengah mendarat di Bandara Juwata Tarakan. Dari Tarakan  disambung naik pesawat Xpressair sekitar 15 menit.

Ini pengalaman pertama saya naik pesawat berkapasitas tempat duduk 47 orang ini.  Bangku 2-2 dengan space cukup lapang bagi lutut. Terbang rendah yang memungkinkan kita melihat lansekap Kalimantan Utara yang dibelah oleh sungai-sungai, rawa, hutan dan perkebunan. Sebuah panorama ajaib, seolah saya melintasi Kalimantan Uara dengan drone.

Dari airport Malinau kami langsung diangkut menuju lapangan Pelangi Intimung,   tempat  diselenggarakannya Pesta Rakyat Malinau ini. Alun-alun itu terletak persis di depan kantor Bupati Malinau.  Di tepinya berdiri tenda-tenda yang diisi oleh berbagai sektor usaha, dari perusahaan besar sampai  UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) Dari  dinas dinas tingkat Kecamatan sampai perorangan yang membawa aneka berbagai contoh peralatan budaya  untuk sekedar dipamerkan maupun dijual.

Yang paling menarik bagi saya  adalah kesempatan menyaksikan langsung  aktivitas adat istiadat  yang jadi roh perhelatan ini. Kita dibawa langsung ke jantung cara hidup tidak kurang dari 13 suku Dayak  mendiami Kabupaten Malinau.

Ngomong-ngomong tentang kebudayaan manusia itu terbagi dua. Kebudayaan material dan kebudayaan non material. Kebudayaan material  bersifat konkret dan dapat dirasakan fisik nya.  Sementara kebudayaan non material  bersifat abstrak yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Dalam Irau Malinau 2018 kita bisa menyaksikan keduanya. Kebudayaan material lewat alat-alat etnografi dan herbal yang ditampilkan dalam stand-stand milik suku-suku. Sementara Kebudayaan non material dilihat dari berbagai upacara adat diadakan dua kali dalam sehari.

Produk kreatif dari 13 suku Dayak

Teman-teman penyuka hiasan etnis dimanjakan dalam gebyar pesta rakyat Malinau ini. Produk kreatif berbasis 13 suku Dayak yang hidup di Malinau terlihat dalam kios-kios yang menjual aneka souvenir. Mulai dari hiasan kepala sampai kaki. Dari manik-manik sampai bulu burung enggang. Aneka desain kreatif bernafas tradisi. Semuanya indah dengan harga bervariasi, dari mahal sampai yang terjangkau.

Peralatan Etnografi Suku Dayak

Kemarin  sore saya menjumpai dan mempelajari banyak sekali alat etnografi dari 13 suku yang ikut memeriahkan acara ini. Ada benang merah persamaan diantara alat-alat tersebut sekali pun  dan sedikit perbedaan.  Misalnya gentong atau tempayan untuk membuat arak  yang disebut Pengasi. Ukuran badannya hampir sama tapi desain luarnya berbeda. Ada yang memberi lukisan hewan atau manusia sementara suku lain menghias tempayan mereka dengan tumbuh-tumbuhan yang hidup di hutan. Tidak ada aturan baku suku apa menggunakan hiasan apa. Menurut ketua adat yang saya temui semua tergantung kreativitas pembuatnya.

Obat Tradisional Suku Dayak

Indonesia dan suku-suku etnis hampir sebagian besar mempunyai tradisi penyembuhan sendiri. Obat-obatan diolah secara tradisional melalui racikan yang diperoleh dari nenek moyang. Kemudian dilembagakan lewat adat-istiadat, kepercayaan, atau kebiasaan setempat. Pengobatan tersebut bersifat magic maupun pengetahuan tradisional.

Suku Dayak juga memiliki sistem penyembuhan lewat herbal lengkap dengan pengetahuan magicnya. Dua yang saya temui kemarin agar bening untuk memecah batu ginjal. Pada lagi ke bentuk batang kayu bergaris-garis yang digunakan sebagai obat untuk menyembuhkan orang mabuk.

Semakin penasaran bukan dengan provinsi baru di pulau Kalimantan ini. Jangan lupa siapin waktu untuk menikmati Pesona Indonesia.

Menikmati kuliner Dayak Malinau di Festival Irau Malinau 2018

Kuliner khas masyarakat Dayak Malinau Kalimantan Utara.

Setiap daerah di Indonesia pasti mempunyai kuliner khas nya masing-masing. Begitu pula dengan provinsi Kalimantan, beragam makanan ada di sini mulai dari daun keladi, ikan dalam bambu yang dicampur nasi, humbut uai atau rotan muda dan masih banyak lagi kuliner lainnya.

Banyaknya kuliner yang ada disini disajikan di area panggung utama untuk para pejabat ataupun tamu yang hadir. Ada satu jenis makanan yang terbilang unik dan hanya disajikan di Kalimantan Utara yakni Nasi Kabo dan Piket Seb.

Nasi Kabo atau Anikabo ialah sejenis liontin yang biasa dipakai oleh suku adat dayak dalam perhelatan tertentu. Warna Nasi Kabo ini merah, kalau Kabo ini biasanya hanya dikalungkan dan harus diletakkan di uluhati agar sikap batin tersebut harus dilaksanakan dimanapun berada.

Sedangkan Anikabau adalah identitas diri masyarakat Dayak Sa'ban. Nasi Kabo sama seperti nasi putih pada umumnya hanya dicampur dengan pewarna merah. Maka dari itu Nasi Kabo hanya di siapkan pada ajang-ajang tertentu saja.

Untuk jenis lauk yang paling khas disini dan hanya ada di Kalimantan Utara ialah Ke'cep,makanan khusus jamur yang hanya tumbuh satu tahun sekali. Cara mengolah makanan ini dengan cara di jemur sewaktu diolah dibersihkan dan direndam hingga berkembang lalu ditumis atau dibakar.

Rasanya yang asin, Pedas juga bumbu rempah nya berasa dengan menggunakan sereh, bawang merah, bawang putih, cabe dll menambah selera makan ditambah ada perasaan bangga tersendiri karena langka nya tumbuhan ini.
Ke'cep ini dihidangkan dengan angah le'u pikat atau mangkok dari bambu kecil tentunya bambu juga menjadi tempat saji bagi desa Sa'ben. Inilah makanan khas Dayak Sa'ban dan jarang sekali ditemui.

Indonesia memang luar biasa bahkan dari segi kuliner yang beranekaragam dan pastinya akan menambah kekayaan cita akan rasa dan pengalaman wisata kuliner anda.

Malang Flower Carnival 2018 semarak dengan peserta luar negeri

Multibangsa Bergabung di MFC-8

MALANG – Malang Flower Carnival (MFC) 2018 semakin berwarna. Ada 24 negara yang bergabung di MFC ke-8 (MFC-8) ini, Minggu (16/9). Multibangsa ini berasal dari 3 benua. Yaitu, Benua Asia, Afrika, dan Eropa. Selain menikmati karnaval, ada 5 negara yang masuk sebagai kontestan karnaval.

MFC-8 menyajikan cerita hebat. Bukan semata karena warna warni kostum yang disajikan. Atau, menjadi galeri besar bagi puspa (bunga) indah nusantara. Namun, event ini menjadi pemersatu beragam budaya bangsa hebat dari 3 benua. Koneksi Asia diwakili 8 negara. Ada Jepang, Korea Selatan, Syria, Yordania, India, Vietnam, Brunei Darussalam, dan Tajikistan.



Untuk komposisi Benua Biru Eropa ada 10 negara. Mereka adalah Perancis, Italia, Jerman, Belanda, dan Denmark. Sisanya terdiri Swedia, Polandia, Azerbaijan, Hungaria, hingga Rusia. Benua Hitam Afrika ini diwakili 6 negara. Ada Mesir, Nigeria, Libya, Mali, Madagaskar, juga Madagaskar. Mereka semua adalah mahasiswa asing yang sedang menuntut ilmu di Malang dan sekitarnya. Jumlah totalnya ada 40 nama.

“MFC ini telah berkembang sangat pesat. Jumlah pesertanya banyak dan lebih berwarna. Banyak kreasi dari peserta. Pokoknya MFC tahun lebih bagus dari sebelumnya. Event ini pun telah menarik perhatian publik dari dalam dan uar negeri,” ungkap Chairman MFC Indonesia Agus Sunandar, kemarin.

Digelar Minggu (16/9) siang, MC-8 digelar di Jalan Ijeng, Malang, dengan panjang rute 800 meter. Hasil Kolaborasi Kemenpar dan Disbudpar Kota Malang ini, mewajibkan peserta memakai bunga lokal. Dan, komposisi bunga pada kostum minimal 30%. Karnaval diikuti 200 peserta. Agus kembali menambahkan, kehadiran berbagai bangsa di dunia telah menguatkan karakter MFC-8.

“Secara teknis, MFC ini terbuka bagi siapapun. Kami tentu gembira dengan kehadiran perwakilan dari berbagai negara. Beberapa negara bahkan turun sebagai peserta,” lanjutnya lagi.

Sedikitnya ada perwakilan dari 5 negara yang menjadi kontestan MFC-8 ini. Negara itu adalah Jerman, Belanda, Hungaria, Mesir, dan Mali. Masing-masing negara diwakili oleh satu paspor peserta. Kelima peserta asing ini mengenakan kostum bertemakan Bunga Nusantara. Kostum dengan warna warni kuat plus tata riasnya disediakan oleh penyelenggara.

Para kontestan yang datang sebagai exibition terlihat sangat confidence. Mereka mendapatkan kostum terbaik. Baju eksotisnya lengkap dengan detail motif nusantara dan ornamennya. Kombinasi warnanya terbaik dan semakin hidup dengan penambahan aneka puspa nusantara. Mahkotanya selaras kostum. Sayapnya dibuat lebar dan menjulang hingga menambah eksotis para pemakaianya.

Melintas di hadapan pengunjung, sambutan meriah pun diterima 5 kontestan mancanegara ini. Apalagi, respon balik diberikan juga oleh kelimanya. Mulai melambaikan tangan hingga memberikan satu jempol ke arah pengunjung. MFC-8 memebrikan space lebih besar bagi kontestan asing. Sebab, penyelenggaraan event tahun lalu hanya diikuti 2 kontestan mancanegara.

“Para peserta mancanegara ini tidak canggung. Mereka sangat enjoy. Sebenarnya ada banyak yang ingin ikut, seperti Vietnam dan Afganistan. Tapi, kostumnya terbatas. Kehadiran kontestan asing ini semakin menegaskan kualitas MFC. Tahun depan MFC akan digelar lebih meriah lagi,” jelas Agus lagi.

MFC memiliki reputasi besar. Mereka telah 32 kali mewakili Indonesia di event besar internasional. MFC pernah meraih juara Best Perform dan Best Costum di Moskow, Russia, Oktober 2014. Status juara untuk Best Tradisional Costume Hilo Green Ambassador 2014 juga diraih MFC. Lalu pada 2016, Best National Costume diraih dari Miss Queen Tourism Ambassador International di Kuala Lumpur, Malaysia.

“MFC ini luar biasa. Menegaskan Malang sebagai Kota Bunga. Standardnya dunia. Sebab, semua aspek di Malang adalah yang terbaik. Lalu, mereka juga benar-benar menginspirasi. Apalagi, MFC ini didesain sangat ramah lingkungan,” terang Staf Khusus Menteri Bidang Multikultural Kemenpar Esthy Reko Astuti.

Digelar kali ke-8, MFC memang memanfaatkan konsep daur ulang. Mereka memanfaatkan limbah yang dibentuk menjadi kostum dan asesorisnya. Limbah-limbah ini bahkan dibentuk menjadi bunga-bunga yang cantik. Menteri Pariwisata Arief Yahya menegaskan, MFC-8 layak jadi referensi penyelenggaraan karnaval dengan keunikan dan kemasan yang dtawarkannya.

“Kehadiran wakil dan peserta mancanegara di MFC ini sangat menarik. Hal ini menjadi value tersendiri. Sebab, mereka ini pasti ikut mengabarkan penyelenggaraan MFC ke negaranya melalui media sosial. Hal ini positif untuk branding. Terima kasih untuk kesuksesan penyelenggaraan MFC ke-8 ini,” tutupnya. (*)

Pangandaran menjadi trend Pencarian di Google tahun 2017



Wah..! siapa sih yang tidak bangga dengan daerahnya sendiri? apalagi daerah kita memiliki potensi dan keindahan yang luar biasa sehingga menjadi terkenal.

Nah..! baru baru ini Google sebagai mesin pencari otomatis di internet melansir tentang trend pencarian daerah tujuan travel yang sedang popular. menurut kalian sebagai traveller,  daerah mana saja sih yang bakal menjadi trend pencarian di mesin pencarian google.

Ada tiga destinasi di Indonesia yang paling banyak dicari dalam mesin pencariaan Google tahun ini. Ketiga destinasi itu yakni Jakarta, Yogyakarta, dan Bandung.

"Sedangkan tiga daerah yang tengah menjadi tren di mesin pencarian Google adalah Pangandaran, Bukittinggi, dan Brastagi," ujar Mira Sumanti, Search Marketing Manager Google Indonesia

Ternyata bukan bali atau Lombok loh sobat, tapi salah satunya adalah Pangandaran, Kota kecil di selatan Jawa barat menjadi popular di trend pencarian Google.  sebenarnya apa sih yang membuat Pangandaran menjadi popular di kalangan netizen sehingga banyak yang mencari informasinya lebih banyak lagi.

Pangandaran memang terkenal dengan pantainya yang indah dan fenomena Sunset Dan sunrisenya yang dapat dilihat dari satu tempat yang sama. ada green canyon yang menjadi daya tarik wisata lainnya.

Akan tetapi akhir-akhir ini dipangandaran sendiri banyak bermunculan tempat wisata baru yang unik dan memiliki pesonanya masing-masing, sebut saja Citumang sungai dengan airnya yang jernih dan bersih berwarna hijau kebiruan, ada santirah sungai yang memiliki 5 air terjun di sepanjang alirannya dan gua sepanjang kurang lebih 100 meter. jojogan air terjun yang memiliki kolam renang alaminya, pepedan Hills bukit cinta penuh pesona, Sutera Reregan  Gua dengan Stalaktit dan stalagmite yang berumur hampir ratusan tahun. Batu lumpang, sungai yang indah untuk bermain Kayak, pantai Madasari dengan pulau karang di tepian nya. pantai batu karas yang menjadi pantai favourite wisatawan mancanegara untuk bermain surfing dan masih banyak lagi tempat wisata baru yang bermunculan yang wajib kalian kunjungi sendiri.

BACA JUGA 
Curug Bojong Air terjung diantara dua aliran sungai
Jojogan Air terjun dengan kolam alami para peri
Selain itu anak muda dipangandaran juga sangat active berbagi tempat wisata di media sosial yang mereka miliki, salah satunya adalah instagram. platform media sosial yang sangat popular untuk berbagi foto.

Dengan semakin banyak anak muda yang active berbagi tentang pariwisata di daerahnya semakin besar pula kemungkinanya akan menarik minat masyarakat luas untuk ingin mengenal lebih jauh tentang apa yang dibagikan tersebut, sehingga mereka kan mencari lebih banyak informasi di mesin pencarian google.



“Selain tiga daerah tadi, berbagai informasi yang lagi tren dicari orang adalah Padang, Bangka Belitung, dan Medan. Banyaknya daerah baru yang menjadi tren, membuat travel di Indonesia makin keren,” ungkapnya Mira Sumanti, Search Marketing Manager Google Indonesia.



Alasan Mas Is Memutuskan Mundur jadi Vokalis Payung Teduh.

Sumber foto Instagram @pusakata

Apa sih yang sebenarnya melatarbelakangi vokalis Payung teduh Mohammad Istiqamah Djamad, artau yang lebih dikenal dengan panggilan Mas Is menyatakan mundur dari Payung Teduh?

Banyak netizen dan penggemar Payung Teduh merasa Resah, karena kabar akan keluarnya Vokalis Band Indie tersebut dari grup Band yang sudah membesarkan namanya itu menjadi kenyataan.

Adapun bebarapa alasan mengapa Is sapaan Akrabnya keluar dari payung teduh merupakan keinginannya yang sudah lama ia utarakan, dapat dilihat dari beberapa postingan instagram miliknya. yang membuat para Fans payung teduh bertanya-tanya. ada apa sebenarnya dengan payung teduh.

Kontraknya dengan Payung Teduh sudah akan berakhir pada tanggal 31 Desember 2017 mendatang, sehingga sudah pasti jika Mas Is tidak lagi bernyanyi untuk Payung Teduh pad tahun 2018.

Mas Is sudah merasa tidak sejalan dengan Payung Teduh,perbedaan yang mendasari masalah tersebut adalah banyaknya jadwal manggung yang dimiliki oleh payung teduh.

Dengan banyaknya Jadwal yang semakin padat, Mas Is merasa semakin sedikit pula waktu yang dimilikinya untuk memulihkan semangat personil payung teduh untuk menelurkan karya baru.

Melihat alasan yang diutarakan oleh mas Is sebenarnya memang sudah menjadi keputusan yang berat baginya, namun semua demi kebaikan Payung Teduh dan Dirinya. kabar yang mengejutkan banyak pihak ini sejatinya membuat kita bakal kehilangan suara Mas Is di Payung Teduh.


tapi tidak menutup kemungkinan kita kan mendengar karya terbaru Mas Is yang lebih memanjakan para penggemarnya. kita Doa kan saja semoga mas Is segera membuat karya yang dapat membanggakan bagi belantika music dalam negeri.

Sumber : https://www.instagram.com/p/BbgN0pSnDHL/?hl=en&taken-by=detikcom

Payung Teduh kehilangan Vokalis, akankah berganti nama menjadi Payung Hitam?


sumber foto okezone.celebrity
Siapa yang tidak kenal dengan Payung Teduh, Satu dari sekian banyak Band Indi yang memiliki lagu-lagu hitz, dan di gemari oleh anak muda dan orang dewasa. dan kalian juga kenal dengan lagunya yang fenomenal berjudul Akad, yang banyak di nyanyikan dan di cover oleh para musisi youtuber.

Ada hal yang menarik dari band Indi tersebut, baru baru ini terdengar gossip santer jika vokalis Payung teduh Mohammad Istiqamah Djamad, artau yang lebih dikenal dengan panggilan Mas IS, beberapa kali dirinya  mem-posting foto dengan caption yang mengisyaratkan perpisahan. apakah itu salah satu bahwa dirinya akan hengkang dari grup band yang sudah membesarkan namanya tersebut.?
Banyak penggemar payung teduh yang resah seperti lagu miliknya, jika mereka akan kehilangan esensi dari payung teduh jika Mas Is benar-benar keluar dari payung teduh.

Caption dengan nuansa perpisahan juga kembali muncul di beberapa postingan Is berikutnya. Hal inilah yang kemudian membuat para fans semakin bertanya apa yang terjadi dengan Is. Tapi ketika melirik kolom komentar lebih jauh, beberapa penggemar pun sempat memberikan komentar yang cukup mengejutkan.

Selain memberikan link berita, beberapa fans juga menuliskan jika Is memutuskan untuk mundur sebagai vokalis Payung Teduh. Sampai saat ini Is sendiri belum mem-posting hal apapun yang memang menegaskan jika dirinya memang telah mundur dari Payung Teduh.

Jika Is memang benar memutuskan untuk mundur, jelas hal ini akan jadi kabar yang mengejutkan, mengingat Payung Teduh sedang berada di puncak karirnya

Keresahan penggemarnya menjadi kenyataan setelah IS mengungkapkan bahwa kontraknya dengan payung teduh akan habis pada 31 desember 2017 nanti, sudah dapat dipastikan jika hal tersebut benar ditahun 2018 kita tidak dapat mendengar suara mas Is dalam Band payung Teduh.

menurut Is dirinya sudah lama ingin keluar dari Payung teduh karena sudah tidak merasa sejalan lagi, melihat padatnya jadwal manggung Payung Teduh membuat waktu yang dimiliki personel payung teduh untuk menelurkan karya karya barunya semakin berkurang.


sehingga itu menjadi salah satu alasan mengapa harus mundur dari band payung teduh, semoga menjadi keputusan yang terbaik yah untuk Mas Is dan para penggemarnya, semoga semakin banyak karya yang di ciptakan, dan muncul kembali sebagai payung hitam atau payung warna-warni, yang lebih semarak untuk mewarnai belantika music tanah air.

sumber https://www.instagram.com/p/BbgOfFwDVZC/?hl=en&taken-by=kapanlagicom

Asiknya berwisata ke sukabumi, banyak tempat yang dapat kamu kunjungi

Geopark Ciletuh Pelabuhan Ratu, Sukabumi. Dari memacu Adrenaline di Ombak Tujuh hingga menjelajah negeri Batu Milik Flintstones


Selama ini masyarakat lebih mengenal sukabumi dengan cerita mistis ataupun cerita erotisnya. Coba saja ajukan satu pertanyaan tentang sukabumi, dan hal pertama yang akan mereka jawab adalah tentang pantai selatan dan mak Erot. Sebagian besar dari mereka akan lebih mengenal sukabumi tentang hal tersebut. Entah mengenai sebuah legenda kecantikan Nyai Roro Kidul sang Ratu Pantai selatan atau legenda Mak Erot yang memiliki kemampuan memperbesar Alat vital Para kaum lelaki.  Banyak kaum lelaki yang penasaran dengan praktik kuno yang dilakukan Mak Erot. Yaitu bagaimana membuat senjata kebanggaan pria di tempat tidur menjadi lebih besar kuat dan perkasa.

Padahal selain legenda yang sudah mengakar kuat tersebut, sebenarnya masih banyak hal yang belum di ketahui oleh masyarakat atau wisatawan. Sehingga pemikiran mereka tentang sukabumi hanya sebatas mak Nyai Roro kidul Atau mak Erot.

Harus kita ketahui bersama bahwa wilayah selatan jawa selama ini menyimpan potensi besar yang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Namun sayangnya sebagian wilayah Jawa khusunya Jawa barat jauh dari proses pembangunan tidak seperti di jalur pantura. Sehingga apa yang dapat kita lihat saat ini adalah ketimpangan pertumbuhan ekonomi yang cukup besar.

Sedikit sekali informasi yang masyarakat dapatkan, mengenai kondisi di wilayah selatan Jawa barat. Sehingga masyarakat justru hanya mendapatkan informasi yang kurang kengkap. Masyarakat hanya mendapat informasi secara garis besarnya saja. Masyarakat kurang mendapat informasi yang detail mengenai setiap potensi yang di miliki wilayah di selatan Jawa Barat. Ditambah masyarakat indonesia yang sangat percaya akan hal-hal yang berbau mistis membuat masyarakat enggan mengetahui lebih jauh terhadap apa yang sebenarnya wilayah Sukabumi miliki.

Kita harus membuka informasi mengenai wilayah selatan jawa khususnya jawa barat, memiliki potensi yang sangat besar, baik dalam hal ekonomi, maupun pariwisata. Banyak tempat dan wilayah diselatan jawa yang belum secara optimal kita manfaatkan untuk pertumbuhan ekonomi yang merata. Salah satunya wilayah Sukabumi, sejatinya memiliki tanah yang cukup subur untuk lahan pertanian juga perkebunan. Berada di bawah lereng gunung Gede dan Gunung Pangrango, membuat iklim wilayah sukabumi cocok menjadi kawasan Berbagai jenis perkebunan yang dapat dikembangkan di sana, seperti:  cengkeh, pala, karet, juga perkebunan buah-buahan. Wilayah sukabumi  yang berbatasan langsung dengan samudra lepas sehingga  angin yang membawa mineral laut menjadikan kelebihan lain untuk lahan pertanian dan perkebunan.

Baru-baru ini Kawasan Sukabumi mendapat predikat sebagai Kawasan Geopark Ciletuh. Sangat tepat  dengan pemberian nama geopark kepada kawasan yang memiliki situs budaya dan patahan lempeng benua tersebut. Sukabumi memiliki bentang alam yang  terdiri dari batuan vulkanik yang tercipta sejak jutaan tahun yang lalu. Wilayah Perbukitan dengan lembah yang membentuk cekungan menyerupai Amfiteater raksasa yang langsung menghadap ke laut lepas, samudra Hindia.

Sehingga membuat kawasan  geopark ciletuh sukabumi memiliki pemandangan alam yang spektakuler. Bayangkan saja kawasan geopark sukabumi adalah sebuah tempat konser yang sangat besar dan luas. Ketika kita berdiri di salah satu puncaknya kita akan dapat menyaksikan sesuatu yang membuat kita berpikir dua kali , bagaimana semua itu tercipta?, dan kenapa baru saat ini saya mengetahui sesuatu yang sangat keren ada di wilayah selatan indonesia tepatnya di sukabumi?.

Selain cerita mistis dan Erotis sebenarnya masih banyak hal yang dapat dilakukan di wilayah yang memiliki perbatasan langsung dengan samudra lepas itu diantaranya:

Bermain surfing di ombak tujuh Cimaja

Bagi sebagian masyarakat indonesia mendengar kata Cimaja mungkin terdengar asing, entah bumi bagian mana itu cimaja, apakah bagian dari indonesia ? yang pasti nama cimaja tidak sepopuler bali, Lombok dan senggigi.

Namun bagi peselancar kelas dunia, nama cimaja merupakan nama yang tidak asing, mendengar kata cimaja, surfer dunia akan langsung paham dengan pantai cantik yang ombaknya dikenal dengan ombak tujuh.

Pantai cimaja merupakan pantai di selatan jawa barat, tepatnya di pelabuhan ratu sukabumi, memiliki kualitas ombak yang menjadi incaran para peselancar kelas dunia, maka dari itu beberapa waktu lalu digelar salah satu kontes surfing internasional di pantai Cimaja, AGAT (Amazing Geopark Adventure Tourism) dengan tema “Cimaja Geosurf Challnge Our Amazing Adventure “ tidak tanggung-tanggung, acara tersebut  dibuka langsung oleh Menteri Pariwisata Bapak Ir. Arief Yahya dan di ikuti oleh 14 peselancar internasional diantaranya datang dari , Australia, Taiwan, Thailand, Jepang, Hawai, Philipina, Amerika serikat,Maroko, Singapura, inggris, Kanada, Selandia Baru dan maladewa. Serta 14 surfer nasional, Bali, Banten, Bengkulu, DKI jakarta, Jawa timur, Nusa tenggara barat, Sumatra Barat, Sumatra selatan, Sumatra Utara, Jogjakarta dan Jawa barat sebagai penyelenggara.


Bagi wisatawan yang berkunjung ke Sukabumi dapat juga belajar surfing disana, dengan dipandu oleh instruktur yang sudah professional di bidangnya. Olah raga surfing merupakan olahraga yang dapat dikatakan salah satu olah raga favourite dunia. Melihat geografis indonesia yang memiliki garis pantai terpanjang di dunia sepertinya sangat aneh jika masyarakatnya tidak menyukai olah raga air yang satu ini.

Menari dan berdansa dengan ombak, sangat memacu adrenaline yang bakal membuat kalian ketagihan untuk mencobanya lagi dan lagi.

Berkunjung kerumah Flinsstones di situs Tugu Batu Cengkuk

Selain karena merupakan kawasan bebatuan vulaknik yang sudah berumur jutaan tahun, di sukabumi juga banyak ditemukan sisa-sisa peradaban jaman pra sejarah yaitu jaman batu atau lebih dikenal jaman megalitikum.

Salah satu yang wajib kalian kunjungi selama berwisata ke sukabumi dan pelabuhan ratu adalah situs Tugu Batu cengkuk. Disana kita dapat melihat jejak kehidupan jaman dulu melalui batu-batu yang digunakan sebagai perkakas oleh masyarakat pada saat itu.

Kita dapat menemukan tempat mandi dari batu yang menyerupai Bathup, lengkap dengan pembuangan air dan penyumbatnya yang berada di tengah tempat mandi yang terbuat dari batu itu.
Ada juga kursi yang batu yang digunakan masyarakat jaman dulu untuk berinteraksi, jumlah kursi batu disana yang tersisa sekitar 5 buah dengan posisi membentuk setengah lingkaran. Ada juga tempat tidur yang terbuat dari batu berukuran sangat besar lengkap dengan batu yang menyerupai bantal dan guling yang biasa kalian pakai saat tidur.

Tidak hanya itu kalian juga bakal menemukan sisa dapur yang lengkap dengan perkakasnya, dan batu yang dinamakan batu cengkuk itu sendiri adalah batu yang memiliki lubang cekungan 10 buah dengan ukuran yang sama . diperkirakan batu itu adalah alat untuk menumbuk padi menjadi beras pada masa itu.

Menjelajah kawasan situs Tugu Batu cengkuk yang cukup luas , kita akan merasakan atmosfer seperti berada dikehidupan pada masa lalu, membayangkan semuanya masih sangat tradisional dan bergantung kepada alam yang memberikan segala kebutuhan hidup.


karena keunikan bebatuan  yang ada di dalam situs tugu batu cengkuk banyak peneliti menduga bahwa wilayah tersebut merupakan pemukiman masyarakat pada saat itu, namun menurut cerita ketua adat atau sesepuh desa cengkuk, situs tersebut merupakan petilasan Prabu siliwangi yang merupakan raja dari kerajaan pajajaran.

Terlepas dari semua informasi tersebut,  situs Tugu Batu cengkuk memang menarik untuk dikunjungi, apalagi yang senang dengan sejarah dan legenda Flinstones, tidak ada salahnya melihat lebih dekat kehidupan masa lalu dengan berkunjung ke Situs  Tugu Batu cengkuk.

Menikmati kearifan Lokal Desa Adat Sinar Resmi


Berkesempatan mengunjungi salah satu desa adat yang masih memegang teguh tradisi adat dan budaya merupakan kesempatan langka dan menyenangkan. Kita dapat memperkaya pengetahuan wawasan dan kearifan lokal, seperti bagaimana kita menjaga alam sebagai ibu dan langit sebagai ayah nya.

Bangunan dan rumah adat di kasepuhan Sinar Resmi menjadi ciri khas pemandangan disana, saat kita  berkunjung ke sukabumi khusunya ke Desa Sinar Resmi, kita akan disuguhi pemandangan bangunan  tradisional yang berbentuk segitiga dengan atap serat ijuk dari pohon aren, dan berdinding anyaman bambu, bangunan ini akan kita jumpai berderet sepanjang perjalanan menuju desa adat.

Bagi masyarakat perkotaan mungkin akan merasa terkejut dan tertarik melihat bengunan tersebut, bangunan itu dinamakan Leuit “Bahasa sunda” atau untuk masyarakat umum lebih dikenal sebagai lumbung padi tradisional yang digunakan masyarakat pada jaman dahulu. Akan tetapi di desa adat di kawasan Geopark Ciletuh bangunan tersebut masih lestari dan digunakan hingga saat ini. Konon padi yang disimpan dalam Leuit akan bertahan lebih lama mencapai 40 tahun, karena ditanam secara organic mengan memegang teguh kearifan lokal dan penyimpanan nya tanpa menggunakan unsur plastikk sedikitpun sehingga menjadikan kualitas padinya lebih bagus dan sehat untuk dikonsumsi.

Mandi air hangat alami di cisolok

Berbicara soal cisolok apa yang terlintas dibenak anda? Apakah masih tentang Mak erot?

Saat ini kita tidak membahas mengenai Mak Erot, namun membahas mengenasi sumber air panas yang berasal dari sumber mata air panas alami di daerah cisolok pelabuhan ratu.  Yang menarik dari sumber mata air panas atau geyser cisolok adalah air mancur yang menyembur dari bumi , semburan air mancurnya dapat mencapai ketinggian 3-4 meter ke udara.



Sumber  air panas cisolok memang berbeda dari sumber air panas yang lain, biasanya sumber air panas itu berada di ketinggian, akan tetapi geyser cisolok berada di sekitar dataran rendah pantai pelabuhan ratu sukabumi dan berada pada aliran sebuah sungai. Geyser ini juga diduga kuat karena proses patahan lempeng benua pada masa lalu. Sehingga lokasinya yang tidak biasa membuat geyser ini menjadi bagian dari Kawasan Geopark ciletuh.

Masyarakat meyakini jika kita berendam di air yang mengalir di sumber air panas cisolok dapat mengobati berbagai penyakit kulit . semua itu karena kandungan belerang yang ada dalam sumber air panas tersebut. Geyser cisolok ramai dikunjungi pada hari libur atau sabtu-minggu tariff masuknya cukup terjangkau hanya sekitar IDR 5.000. perorang.

Berburu durian cikakak di sampae puas.

Mengenai buah yang satu ini sepertinya tidak salah menjadi salah satu buah favourite masyarakat indonesia, selain wanginya yang khas bikin tenggorokan basah, rasanya juga manis legit. Dikenal dengan wilayah yang memiliki perbukitan dan tanah yang subur, daerah cikakak di sukabumi memiliki tanaman buah yang khas, yaitu durian, durian Cikakak memiliki ukuran besar berwarna hijau dan daging buah berwarna putih kekuningan dengan teksture lembut.

Durian Cikakak rasanya manis sekali dan sedikit rasa pahit, namun itu menjadi keunikan dan cirri khas durian disetiap daerah.

Dengan ukuran sebesar kepala orang dewasa, Durian  Cikakak dihargai 30-70 ribu tergantung ukuran dan cara kita menawar. Cukup terjangkau dan murah, jika dilihat dari jenis buah favourite yang cukup mahal jika sudah masuk pasar swalayan.

Berkunjung ke Sukabumi rasanya kurang lengkap tanpa menikmati buah Durian cikakak, karena sepanjang perjalanan ke Situs Tugu Batu cengkuk, kita dapat menyaksikan pemandangan Buah Durian digantung di pinggir jalan. Pasti gak akan tahan dengan aromnya yang menyengat dan memikat, rasanya menggoda lidah sekali.



Dari semua informasi yag sudah kalian peroleh masih ragu kah untuk berkunjung ke Kawasan Geopark Ciletuh Pelabuhan Ratu Sukabumi?. Sebenarnya masih banyak sekali tempat yang wajib kalian kunjungi jika ke Sukabumi, karena masih ada beberapa bukit yang fenomenal yaitu bukit Dharma dan sejumlah Air terjun yang bakal menggoda kalian untuk berendam di bawahnya. Klenteng Dewi Kwan In, Qutub Hilal, sepertinya kalian wajib datang langsung ke Geopark Ciletuh. Agar dapat merasakan langsung atmosfer petualang sejati.


Tips berkunjung Ke Geopark Ciletuh.

Datang pada bulan juli-desember, karena banyak atraksi budaya yang bakal diselengarakan disana juga pas dengan musim panen Durian. Sehingga kalian dapat menikmati Buah manis yang satu ini dengan harga yang cukup murah


Menuju sukabumi kalian dapat memalui rute dari jakarta menggunakan bus yang langsung ke Pelabuhan Ratu, tarifnya sekitar IDR 50K- IDR 70K. Karena akses yang cukup mudah sebenarnya menuju sukabumi tidaklah terlalu sulit. karena sebagian masyrakat pulau jawa tau tentang sukabumi. Walau pengetahuan mereka tentang sukabumi sebatas Mak Erot, setidaknya kalian akan mendpat informasi tentang sukabumi. Hotel dan penginapan di Sukabumi pun sudah cukup memadai. So jangan tunggu lama lets go explore sukabumi.

Tanam paksa merupakan keserakahan pemimpin dan kesalahan system di indonesia

credit image by http://www.sejarah-negara.com

Dalam buku yang ditulis oleh Alfred Russel Wallace berjudul “Kepulauan Nusantara”disebutkan bahwa system tanam paksa yang dilakukan oleh Belanda terhadap pribumi adalah sebagai sumber kemakmuran Belanda di Jawa dan pangkal penyalahgunaan kekuasaan di Negeri ini sebagai akibat perdagangan bebas.

Dalam sketsa singkatnya Alfre Russel Wallace menjelaskan mengenai perdagangan bebas antara orang eropa dan penduduk asli.

Pada masa itu kebutuhan masayarakat pribumi di daerah beriklim tropis hanya sedikit, hanya merupakan kebutuhan pokok saja, sandang, pangan, papan. Apabila kebutuhan pokok tersebut telah terpenuhi, masyarakat pribumi segan bekerja untuk mendapatkan penghaslan tambahan kecuali mereka memiliki kebutuhan mendesak dan rangsangan kuat untuk bekerja seperti dalam keadaan masa sulit. dengan demikian system perkebunan dan penanaman yang baru akan sulit untuk dilakukan pemerintah hindia belanda. Namun akan berbeda jika system penanaman tanaman perkebunan yang baru tersebut dipaksakan oleh pemimpin mereka. Penduduk pribumi sangat patuh terhadap pemimpinnya bagaikan kepatuhan seorang anak kepada orang tuanya.

Persaingan perdagangan bebas eropa mengenalkan  penduduk pribumi pada dua jenis candu pada masa itu, dan dua jenis candu itu memiliki pengaruh kuat. Minuman keras dan Opium merupakan candu kuat yang sulit ditolak oleh warga Pribumi. Untuk mendapatkan candu-candu tersebut pribumi harus menjual barang-barang yang mereka miliki atau bekerja keras kepada pembeli. Godaan lain yang tidak kalah hebat dan tidak dapat ditolak adalah pembelian barang cicilan yang ditawarkan oleh pedagang kepada pembeli. Pedagang menawarkan bermacam-macam barang kepada pembeli berupa baju, perkakas rumah tangga,pisau, gendering, senapan bubuk mesiu, yang dapat dibayar dengan hasil panen. Yang sudah jadi bahakan hasil panen yang belum ada sekalipun, dalam istilahnya adalah “Barnen” Bar Panen, setelah panen. Atau pembeli dapat membayar dengan hasil hutan yang belum di ambil dari hutan.

Terkadang pembeli tidak dapat membayar apa yang sudah mereka ambil, karena apa yang mereka beli terlalu banyak. Pembeli juga sudah lelah karena tidak dapat lagi bekerja terlalu pagi atau pulang terlalu gelap. Sehingga mereka tidak dapat lepas dari lilitan hutang, ia akan membayar hutang dengan hutang baru yang akan membuatnya terus terlilit hutang bertahun-tahun bahkan seumur hidupnya. Sehingga orang yang berhutang bagiakan budak.

Ironisnya keadaan tersebut tidak hanya terjadi di indonesia namun di berbagai belahan dunia pada masa itu, dimana bangsa yang lebih superior berniaga dengan bangsa yang peradabanya lebih rendah, system perdagangan seperti yang diterapkan para pedagang bebas memang akan memperluas wilayah perdagangannya, tetapi dapat melemahkan penduduk pribumi dan menghambat peradaban yang sesungguhnya. Perdagangan semacam itu tidak akan membawa kemakmuran bagi seluruh negeri. Pemerintahan eropa di negera jajahan bahkan bisa mengalami kerugian.

System yang dipakai belanda adalah membujuk rakyat memalui pemimpin mereka agar meluangkan  sebagian tanahnya untuk ditanami kopi, tebu dan produk-produk lainnya yang memiliki nilai jual. Upah tetap yang sangat rendah dibayarkan kepada buruh tani yang bekerja membuka ladang dan benih diawah pengawasan pemerintah. Hasil panen kemudian dijual kepada pemerintah dengan harga murah.sebagian keuntungan bersih yang didapatkan diberikan kepada para kepala desa sedangkan  sisanya dibagikan kepada petani-petani  penanam. Keuntungan setelah beberapa tahun tanam sangat besar. Keuntungan yang diperoleh bahkan menjadikan masyarakat mendapat  makanan yang cukup, pakaian yang layak.


System tanam paksa mungkin baik dan sesuai dengan perkembangan keahlian industry dikalangan masyarakat yang masih terbelakang, dan menguntungkan bagi Negara yang masih berkembang. Akan tetapi pelaksanaannya yang kurang sempurna sehingga mengakibatkan penindasan perbudakan antara pemimpin dan rakyatnya. Dan kejadian ini mungkin sudah berlangsung ribuan tahun dan tidak dapat dihapuskan begitu saja. sehingga efek kejadian masa lalu sebagian masih terasa di negeri ini, dimana yang memilikk kepentingan lebih tinggi menggunakan rakyat kecil untuk memuluskan setiap rencannya.

Sumber: Buku Alfred Russel Wallace Kepulauan Nusantara "bab 7, Jawa" komunitas Bambu.

Tanpa Larung Saji Festival Hajat Laut Pangandaran Kurang Lengkap

credit image by Genpi Jabar
Festival hajat laut pangandaran berlangsung meriah, dalam rangkaian festival tersebut diadakan beberapa acara pendukung , diantaranya adalah karnaval kebudayaan yang turut serta dihadiri oleh Bapak Bupati Pangandaran H.jeje Wiradinata. Pertunjukan seni wayang golek purwa giri komara dalang Apep S Hudaya Dari Bandung, festival layang-layang malam, pergelaran seni dan pesona purnama pesisir di lapangan ketapang doyong pantai timur pangandaran.

Sepanjang jalan kidang pananjung dan poros tengah jalan wisata pangandaran sampai sebagian jalan di pantai timur ditutup sementara untuk atraksi karnaval yang melibatkan sejumlah masyarakat dan pelaku kesenian. Ada perwakilan dari kesenian ronggeng gunung, kuda lumping, masyarakat adat, drum band, klub motor, anak sekolah , ibu-ibu pengajian, Ibu-Ibu PKK dan dinas terkait.

Acara festival hajat laut ini berlangsung selama tiga hari dari tanggal 21-23 september 2017 yang berlangsung di beberapa tempat di pantai wisata pangandaran.

Tapi tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, karena dalam peringatan Hajat laut tahun ini bertepatan dengan tahun baru islam yaitu 1 Muharam 1439 Hijriah, acara larung sesaji yang biasa dilakukan dengan membawa kepala kerbau ke tengah laut, tahun ini tidak ada. sejumlah masyarakat menyayangkan dengan tidak adanya larung sesaji ini. Karena ritual tersebut merupakan tradisi yang sudah turun temurun dilakukan oleh masyarakat pangandaran. selain itu upacara larung sesaji merupakan daya tarik bagi wisatawan. Sebagai gantinya adalah tabur bunga yang dilakukan di pantai timur oleh bupati pangandaran.

Sejumlah ribuan Masyarakat memenuhi sepanjang pantai timur pangandaran, untuk menyaksikan prosesi tersebut, tidak ketinggalan juga perahu nelayan yang di hiasi ornament menambah semarak festival hajat laut.
credit image by genpi jabar

Wisatawan yang datangpun ada yang ikut naik perahu dan berlayar ke tengah laut untuk ikut dalam arak-arakan tersebut. kawasan wisata pangandaran memang terkenal dengan keindahan pantainya, apalagi dengan adanya festival hajat laut menjadi daya tarik sendiri untuk wisatawan yang datang.



Pages