Festival Bau Nyale 2019: Berburu Si Cacing langka di Festival Bau Nyale




Gelaran Festival Pesona Bau Nyale (FPBN) 2019 dijamin akan berbeda. Lebih berbobot dan berkualitas. Sebab, festival ini ditangani figur-figur besar berpengalaman.  FPBN 2019 akan berlangsung 17-25 Februari, di KEK Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). 

Tema yang diangkat dalam FPBN 2019 ‘The Precious Culture of Mandalika’. Total ada 9 sub event yang ditampilkan. Kontennya beragam, ada religi, budaya, sport tourism, hingga kuliner.

“Komposisi FPBN 2019 lebih bagus. Tata waktunya diatur agar event ini jadi destinasi wisata utama. Pasti luar biasa karena ditangani oleh figur besar berpengalaman dan berprestasi,” ungkap Deputi Bidang Pemasaran I Kemenpar Rizki Handayani Mustafa.

FPBN 2019 dipegang oleh tim kurator handal CoE 2019 Kemenpar. Mereka adalah para ahli di bidangnya. Ada Staf Khusus Menteri Pariwisata Bidang Media dan Komunikasi Don Kardono yang menilai Media Value. Ada juga Taufik Rahzen yang kuat di Cultural Value.

Ada juga nama Jacky Mussry yang menjadi pakar Commercial Value. Koreografer kenamaan Indonesia Denny Malik juga dilibatkan. Penilaian tentang kostum diserahkan kepada Dynand Fariz, pencetus Jember Fashion Carnival.

Berikutnya adalah Eko ‘PeCe’ Supriyanto, yang sukses menangani opening ceremoy Asian Games 2018. Eko PeCe juga pernah menjadi koreografer diva dunia Madonna. Tim kurator lainnya adalah Samuel Wattimena.

“FPBN 2019 adalah. event yang besar. Perkembangannya juga sangat cepat. Selalu ada hal baru yang disajikan dan menjadi experience terbaik bagi wisatawan.”

“Hal positif ini tidak lepas dari tim kurator yang dimiliki oleh Kemenpar. Mereka ini bersinergi dengan daerah untuk menghasilkan karya-karya yang spektakuler,” jelas Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran I Regional III Kemenpar Muh Ricky Fauziyani.

FPBN 2019 akan mencapai puncaknya pada 24-25 Februari. Diprediksi pada hari-hari tersebut Nyale atau cacing laut akan muncul.

Menariknya lagi, keputusan ini didasarkan atas kesepakatan bersama pemangku adat, budayawan, tokoh agama dan masyarakat, hingga komunitas di wilayah Pujut.

“FPBN 2019 jauh lebih tertata. Tidak ada dualisme penentuan tanggal keluarnya Bau Nyale. Pada event tahun kemarin masih ada perbedaan tafsir.”

“Semoga kesamaan persepsi ini membawa sisi positif bagi FPBN 2019. Sebab, content yang disiapkan oleh para tim kurator itu sangat menarik,” tegas Kabid Pemasaran Area II Regional III di Deputi Bidang Pemasaran I Kemenpar Hendry Noviardi.

Ritual panjang dilalui sebelum menentukan tanggal keluarnya Nyale. Ada acara Sangkep Warige yang didahului ritual pemangku adat. Berikutnya, penentuan tanggal keluarnya Bau Nyale. Tata waktu ini mengacu kalender Sasak, yaitu setiap tanggal 20 bulan 10.

Melihat solidnya komposisi FPBN 2019, apresiasi diberikan oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya.

“Kami memberikan apresiasi atas persiapan yang dilakukan jelang FPBN 2019. Semuanya tampak rapi. Hal ini menjadi bukti betapa solidnya semua elemen untuk memajukan pariwisata NTB.”

“FPBN ini event besar dengan content terbaik. Selain atraksi, NTB memiliki aksesibilitas dan amenitas luar biasa. Silahkan datang ke Mandalika, enjoy NTB,” tutup Menpar Arief Yahya.


Festival Bau Nyale 2019 Siap meramaikan Lombok




Festival Pesona Bau Nyale (FPBN) merupakan salah satu event Nasional yang masuk dalam 100 Calendar of Event  “Wonderful 2019”. Bau Nyale yang artinya keberuntungan bagi masyarakat suku Sasak ini selalu mendapat perhatian besar dari kalangan umum dan wisatawan.

Festival Pesona Bau Nyale merupakan event Nasional ketiga yang dilaksanakan pada tahun 2019. Persiapan Festival Pesona Bau Nyale tahun ini dilaksanakan dengan matang dan dipromosikan secara besar-besaran.

Hal tersebut bertujuan untuk mendukung pencapaian target kunjungan 20 juta wisatawan ke Indonesia . Naiknya jumlah kunjungan wisatawan secara langsung akan berdampak pada peningkatan perekonomian warga setempat.

Bau Nyale, jika diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia artinya adalah
1.            Bau artinya menangkap,
2.            Nyale sebutan untuk cacing laut.

Festival Bau Nyale2019  diadakan sekali dalam setahun yang disesuaikan dengan kalender suku Sasak. Acara Festival Bau Nyale 2019 diselenggarakan sejak tanggal 17 hingga 25 Februari 2019 . Malam puncak acara Festival Pesona Bau Nyale akan dilangsungkan pada tanggal 24-25 Februari.

Seperti yang telah dijelaskan oleh Disbudpar Lombok tengah bahwa penetapan puncak pelaksanaan Festival Bau Nyale 2019 pada dasarnya bukan dari pemerintah Lombok Tengah sendiri, melainkan sesuai dengan kesepakatan dari masyarakat dan juga semua pihak.

Festival Bau Nyale 2019 ini akan digelar di pantai Seger Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah.  Inilah pantai yang terpilih sebagai tempat diselenggarakannya event tersebut.

Pantai Seger terpilih karena Nyale (Cacing Laut) tidak keluar di sembarang tempat. Sudah pasti, acara ini akan dihadiri oleh banyak wisatawan baik setempat, lokal maupun mancanegara.

Kegiatan FPBN tahun ini memiliki promosi yang lebih besar dengan melibatkan beberapa media seperti televisi nasional dan juga memanfaatkan media sosial.

Diskon-Diskon Menarik Dari LSGS 2019 : Lombok Sumbawa Great Sale 2019



Lombok Sumbawa Great Sale telah dimulai sejak 27 Januari kemarin. Lebih dari seratus tenant telah berpartisipasi dalam event yang rutin diadakan setiap tahun ini.

Hampir semua tenant memberikan promo-promo menarik untuk menggaet customer dari semua kalangan.

Untuk LSGS kali ini ada banyak tenant yang menyediakan diskon hingga 70% lho, kira-kira tenant mana aja ya? Yuk kita simak bersama!

1. Sinar Abadi Mutiara
Promosi pertama datang dari toko Sinar Abadi Mutiara. Bagi kalian yang ingin mencari oleh-oleh khas Lombok, mutiara bisa menjadi salah satu pilihannya.

Untuk memeriahkan LSGS tahun ini, Sinar Abadi Mutiara siap memberikan diskon hingga 70 persen untuk semua costumer.

Diskon ini berlaku hingga satu bulan lamanya. Jadi, tunggu apalagi? Segera datang ke Sinar Abadi Mutiara yang berlokasi di Jalan Adi Sucipto dan nikmati promonya.

2. Matahari Departement Store

Matahari Departement Store juga nggak mau kalah untuk memeriahkan LSGS tahun ini.

Mereka memberikan diskon untuk beberapa produk fashion, seperti baju, celana dan masih banyak lagi. Diskon yang diberikan nggak tanggung-tanggung, yakni mencapai hingga 70 persen.

3. Sang Pisang

Pengen nyemil-nyemil tapi bingung mau apa? Sudah nyobain Sang Pisang belum? Kalau belum kalian mesti cobain.

Walaupun mereka baru grand opening beberapa bulan yang lalu, Sang Pisang Lombok juga nggak mau ketinggalan memeriahkan LSGS 2019.

Promo yang diberikan juga nggak tanggung-tanggung, kalian akan mendapatkan satu box free setiap pembelian 3 box. Wah, jadi bisa menikmatinya bersama dengan keluarga ya!

4. Three-C

Setelah tadi kita bahas cemilan enak, nggak lengkap rasanya kalau nggak bahas minumannya juga kan? Tenang, LSGS punya satu rekomendasi tempat buat kalian yang mau cari tempat ngopi sambil internetan sepuasnya.

Yap! Three-C bisa menjadi pilihan kalian, banyak promosi yang telah disiapkan oleh Three-C, salah satunya diskon hingga 33,33 persen setiap pembelanjaan minimal 150k.

Eits, disini juga ada kopi yang unik gaes, Kopi Jancok namanya, dan rasanya gak perlu diragukan. Jadi, tunggu apalagi? Segera nikmati promo-promo mereka sepuasnya ya!

5. Grand Madani Hotel

Siapa sih yang nggak tahu Grand Madani? Hotel yang berlokasi di Jalan Udayana ini selalu siap memberikan pelayanan dan fasilitas terbaik di kelasnya.

Untuk memeriahkan LSGS kali ini, Grand Madani Hotel memberikan diskon hingga 62 persen untuk tipe kamar Syariah Superior.

Segera reservasi sekarang juga dan buatlah liburanmu menjadi berkesan.

6. Syahrini Karaoke TV

Kalian ingin seru-seruan bareng keluarga atau teman? Yuk mampir aja ke Princess Syahrini Karaoke, Epicentrum Mall. Kalian bisa seseruan nyanyi sesuka hati hanya dengan 7k/ nett tanpa syarat apapun. Kamu bisa mengajak teman ataupun keluarga untuk berkaraoke bersama.

Princess Syahrini Karaoke dilengkapi dengan fasilitas ruangan yang nyaman lho, jadi makin betah deh berlama-lama menghabiskan waktu sambil berkaraoke ria.

Cuss, langsung aja ke Princess Syahrini Karaoke dan dapatkan promonya sekarang juga

7. Kura-Kura Family Entertainment

Nikmati promo khusus Kura-Kura Waterpark. Hanya dengan membayar 28k kamu bisa berenang bersama teman ataupun keluarga.

Nggak cuma itu, kalian juga bisa mendapatkan voucher jalan sehat gratis yang akan diadakan pada tanggal 10 Maret 2019.

Jadi selain bisa liburan bareng keluarga, kalian juga bisa sekalian olahraga dan tentunya mendapatkan hadiah doorpize dari Kura-Kura Family Entertainment. Selamat liburan!

Pengalaman berharga berkunjung dan bertemu suku Dayak Sa'Ban Kalimantan Utara.



Akhirnya sampai juga ke Malinau, ibukota  provinsi Kalimantan Utara dengan nama juga Malinau. Kabupaten ini sedang merayakan ulang tahun ke-19 yang ditenggarai oleh Irau, suatu  ritual atau upacara adat yang dilakukan  masyarakat Dayak secara bersama-sama. Selain budaya, IRAU sekaligus membuat event  promosi seni, pariwisata dan ekonomi kreatif daerah, dilaksanakan 2 tahun sekali.

Perjalanan itu mulai dengan pukul 02.30 pagi keluar dari rumah. Diantar  suami ke bandara Soekarno Hatta. Pesawat take off pukul 05.00 dan pukul setengah 08.00 Waktu Indonesia Tengah mendarat di Bandara Juwata Tarakan. Dari Tarakan  disambung naik pesawat Xpressair sekitar 15 menit.

Ini pengalaman pertama saya naik pesawat berkapasitas tempat duduk 47 orang ini.  Bangku 2-2 dengan space cukup lapang bagi lutut. Terbang rendah yang memungkinkan kita melihat lansekap Kalimantan Utara yang dibelah oleh sungai-sungai, rawa, hutan dan perkebunan. Sebuah panorama ajaib, seolah saya melintasi Kalimantan Uara dengan drone.

Dari airport Malinau kami langsung diangkut menuju lapangan Pelangi Intimung,   tempat  diselenggarakannya Pesta Rakyat Malinau ini. Alun-alun itu terletak persis di depan kantor Bupati Malinau.  Di tepinya berdiri tenda-tenda yang diisi oleh berbagai sektor usaha, dari perusahaan besar sampai  UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) Dari  dinas dinas tingkat Kecamatan sampai perorangan yang membawa aneka berbagai contoh peralatan budaya  untuk sekedar dipamerkan maupun dijual.

Yang paling menarik bagi saya  adalah kesempatan menyaksikan langsung  aktivitas adat istiadat  yang jadi roh perhelatan ini. Kita dibawa langsung ke jantung cara hidup tidak kurang dari 13 suku Dayak  mendiami Kabupaten Malinau.

Ngomong-ngomong tentang kebudayaan manusia itu terbagi dua. Kebudayaan material dan kebudayaan non material. Kebudayaan material  bersifat konkret dan dapat dirasakan fisik nya.  Sementara kebudayaan non material  bersifat abstrak yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Dalam Irau Malinau 2018 kita bisa menyaksikan keduanya. Kebudayaan material lewat alat-alat etnografi dan herbal yang ditampilkan dalam stand-stand milik suku-suku. Sementara Kebudayaan non material dilihat dari berbagai upacara adat diadakan dua kali dalam sehari.

Produk kreatif dari 13 suku Dayak

Teman-teman penyuka hiasan etnis dimanjakan dalam gebyar pesta rakyat Malinau ini. Produk kreatif berbasis 13 suku Dayak yang hidup di Malinau terlihat dalam kios-kios yang menjual aneka souvenir. Mulai dari hiasan kepala sampai kaki. Dari manik-manik sampai bulu burung enggang. Aneka desain kreatif bernafas tradisi. Semuanya indah dengan harga bervariasi, dari mahal sampai yang terjangkau.

Peralatan Etnografi Suku Dayak

Kemarin  sore saya menjumpai dan mempelajari banyak sekali alat etnografi dari 13 suku yang ikut memeriahkan acara ini. Ada benang merah persamaan diantara alat-alat tersebut sekali pun  dan sedikit perbedaan.  Misalnya gentong atau tempayan untuk membuat arak  yang disebut Pengasi. Ukuran badannya hampir sama tapi desain luarnya berbeda. Ada yang memberi lukisan hewan atau manusia sementara suku lain menghias tempayan mereka dengan tumbuh-tumbuhan yang hidup di hutan. Tidak ada aturan baku suku apa menggunakan hiasan apa. Menurut ketua adat yang saya temui semua tergantung kreativitas pembuatnya.

Obat Tradisional Suku Dayak

Indonesia dan suku-suku etnis hampir sebagian besar mempunyai tradisi penyembuhan sendiri. Obat-obatan diolah secara tradisional melalui racikan yang diperoleh dari nenek moyang. Kemudian dilembagakan lewat adat-istiadat, kepercayaan, atau kebiasaan setempat. Pengobatan tersebut bersifat magic maupun pengetahuan tradisional.

Suku Dayak juga memiliki sistem penyembuhan lewat herbal lengkap dengan pengetahuan magicnya. Dua yang saya temui kemarin agar bening untuk memecah batu ginjal. Pada lagi ke bentuk batang kayu bergaris-garis yang digunakan sebagai obat untuk menyembuhkan orang mabuk.

Semakin penasaran bukan dengan provinsi baru di pulau Kalimantan ini. Jangan lupa siapin waktu untuk menikmati Pesona Indonesia.

Menikmati kuliner Dayak Malinau di Festival Irau Malinau 2018

Kuliner khas masyarakat Dayak Malinau Kalimantan Utara.

Setiap daerah di Indonesia pasti mempunyai kuliner khas nya masing-masing. Begitu pula dengan provinsi Kalimantan, beragam makanan ada di sini mulai dari daun keladi, ikan dalam bambu yang dicampur nasi, humbut uai atau rotan muda dan masih banyak lagi kuliner lainnya.

Banyaknya kuliner yang ada disini disajikan di area panggung utama untuk para pejabat ataupun tamu yang hadir. Ada satu jenis makanan yang terbilang unik dan hanya disajikan di Kalimantan Utara yakni Nasi Kabo dan Piket Seb.

Nasi Kabo atau Anikabo ialah sejenis liontin yang biasa dipakai oleh suku adat dayak dalam perhelatan tertentu. Warna Nasi Kabo ini merah, kalau Kabo ini biasanya hanya dikalungkan dan harus diletakkan di uluhati agar sikap batin tersebut harus dilaksanakan dimanapun berada.

Sedangkan Anikabau adalah identitas diri masyarakat Dayak Sa'ban. Nasi Kabo sama seperti nasi putih pada umumnya hanya dicampur dengan pewarna merah. Maka dari itu Nasi Kabo hanya di siapkan pada ajang-ajang tertentu saja.

Untuk jenis lauk yang paling khas disini dan hanya ada di Kalimantan Utara ialah Ke'cep,makanan khusus jamur yang hanya tumbuh satu tahun sekali. Cara mengolah makanan ini dengan cara di jemur sewaktu diolah dibersihkan dan direndam hingga berkembang lalu ditumis atau dibakar.

Rasanya yang asin, Pedas juga bumbu rempah nya berasa dengan menggunakan sereh, bawang merah, bawang putih, cabe dll menambah selera makan ditambah ada perasaan bangga tersendiri karena langka nya tumbuhan ini.
Ke'cep ini dihidangkan dengan angah le'u pikat atau mangkok dari bambu kecil tentunya bambu juga menjadi tempat saji bagi desa Sa'ben. Inilah makanan khas Dayak Sa'ban dan jarang sekali ditemui.

Indonesia memang luar biasa bahkan dari segi kuliner yang beranekaragam dan pastinya akan menambah kekayaan cita akan rasa dan pengalaman wisata kuliner anda.

Malang Flower Carnival 2018 semarak dengan peserta luar negeri

Multibangsa Bergabung di MFC-8

MALANG – Malang Flower Carnival (MFC) 2018 semakin berwarna. Ada 24 negara yang bergabung di MFC ke-8 (MFC-8) ini, Minggu (16/9). Multibangsa ini berasal dari 3 benua. Yaitu, Benua Asia, Afrika, dan Eropa. Selain menikmati karnaval, ada 5 negara yang masuk sebagai kontestan karnaval.

MFC-8 menyajikan cerita hebat. Bukan semata karena warna warni kostum yang disajikan. Atau, menjadi galeri besar bagi puspa (bunga) indah nusantara. Namun, event ini menjadi pemersatu beragam budaya bangsa hebat dari 3 benua. Koneksi Asia diwakili 8 negara. Ada Jepang, Korea Selatan, Syria, Yordania, India, Vietnam, Brunei Darussalam, dan Tajikistan.



Untuk komposisi Benua Biru Eropa ada 10 negara. Mereka adalah Perancis, Italia, Jerman, Belanda, dan Denmark. Sisanya terdiri Swedia, Polandia, Azerbaijan, Hungaria, hingga Rusia. Benua Hitam Afrika ini diwakili 6 negara. Ada Mesir, Nigeria, Libya, Mali, Madagaskar, juga Madagaskar. Mereka semua adalah mahasiswa asing yang sedang menuntut ilmu di Malang dan sekitarnya. Jumlah totalnya ada 40 nama.

“MFC ini telah berkembang sangat pesat. Jumlah pesertanya banyak dan lebih berwarna. Banyak kreasi dari peserta. Pokoknya MFC tahun lebih bagus dari sebelumnya. Event ini pun telah menarik perhatian publik dari dalam dan uar negeri,” ungkap Chairman MFC Indonesia Agus Sunandar, kemarin.

Digelar Minggu (16/9) siang, MC-8 digelar di Jalan Ijeng, Malang, dengan panjang rute 800 meter. Hasil Kolaborasi Kemenpar dan Disbudpar Kota Malang ini, mewajibkan peserta memakai bunga lokal. Dan, komposisi bunga pada kostum minimal 30%. Karnaval diikuti 200 peserta. Agus kembali menambahkan, kehadiran berbagai bangsa di dunia telah menguatkan karakter MFC-8.

“Secara teknis, MFC ini terbuka bagi siapapun. Kami tentu gembira dengan kehadiran perwakilan dari berbagai negara. Beberapa negara bahkan turun sebagai peserta,” lanjutnya lagi.

Sedikitnya ada perwakilan dari 5 negara yang menjadi kontestan MFC-8 ini. Negara itu adalah Jerman, Belanda, Hungaria, Mesir, dan Mali. Masing-masing negara diwakili oleh satu paspor peserta. Kelima peserta asing ini mengenakan kostum bertemakan Bunga Nusantara. Kostum dengan warna warni kuat plus tata riasnya disediakan oleh penyelenggara.

Para kontestan yang datang sebagai exibition terlihat sangat confidence. Mereka mendapatkan kostum terbaik. Baju eksotisnya lengkap dengan detail motif nusantara dan ornamennya. Kombinasi warnanya terbaik dan semakin hidup dengan penambahan aneka puspa nusantara. Mahkotanya selaras kostum. Sayapnya dibuat lebar dan menjulang hingga menambah eksotis para pemakaianya.

Melintas di hadapan pengunjung, sambutan meriah pun diterima 5 kontestan mancanegara ini. Apalagi, respon balik diberikan juga oleh kelimanya. Mulai melambaikan tangan hingga memberikan satu jempol ke arah pengunjung. MFC-8 memebrikan space lebih besar bagi kontestan asing. Sebab, penyelenggaraan event tahun lalu hanya diikuti 2 kontestan mancanegara.

“Para peserta mancanegara ini tidak canggung. Mereka sangat enjoy. Sebenarnya ada banyak yang ingin ikut, seperti Vietnam dan Afganistan. Tapi, kostumnya terbatas. Kehadiran kontestan asing ini semakin menegaskan kualitas MFC. Tahun depan MFC akan digelar lebih meriah lagi,” jelas Agus lagi.

MFC memiliki reputasi besar. Mereka telah 32 kali mewakili Indonesia di event besar internasional. MFC pernah meraih juara Best Perform dan Best Costum di Moskow, Russia, Oktober 2014. Status juara untuk Best Tradisional Costume Hilo Green Ambassador 2014 juga diraih MFC. Lalu pada 2016, Best National Costume diraih dari Miss Queen Tourism Ambassador International di Kuala Lumpur, Malaysia.

“MFC ini luar biasa. Menegaskan Malang sebagai Kota Bunga. Standardnya dunia. Sebab, semua aspek di Malang adalah yang terbaik. Lalu, mereka juga benar-benar menginspirasi. Apalagi, MFC ini didesain sangat ramah lingkungan,” terang Staf Khusus Menteri Bidang Multikultural Kemenpar Esthy Reko Astuti.

Digelar kali ke-8, MFC memang memanfaatkan konsep daur ulang. Mereka memanfaatkan limbah yang dibentuk menjadi kostum dan asesorisnya. Limbah-limbah ini bahkan dibentuk menjadi bunga-bunga yang cantik. Menteri Pariwisata Arief Yahya menegaskan, MFC-8 layak jadi referensi penyelenggaraan karnaval dengan keunikan dan kemasan yang dtawarkannya.

“Kehadiran wakil dan peserta mancanegara di MFC ini sangat menarik. Hal ini menjadi value tersendiri. Sebab, mereka ini pasti ikut mengabarkan penyelenggaraan MFC ke negaranya melalui media sosial. Hal ini positif untuk branding. Terima kasih untuk kesuksesan penyelenggaraan MFC ke-8 ini,” tutupnya. (*)

Pangandaran menjadi trend Pencarian di Google tahun 2017



Wah..! siapa sih yang tidak bangga dengan daerahnya sendiri? apalagi daerah kita memiliki potensi dan keindahan yang luar biasa sehingga menjadi terkenal.

Nah..! baru baru ini Google sebagai mesin pencari otomatis di internet melansir tentang trend pencarian daerah tujuan travel yang sedang popular. menurut kalian sebagai traveller,  daerah mana saja sih yang bakal menjadi trend pencarian di mesin pencarian google.

Ada tiga destinasi di Indonesia yang paling banyak dicari dalam mesin pencariaan Google tahun ini. Ketiga destinasi itu yakni Jakarta, Yogyakarta, dan Bandung.

"Sedangkan tiga daerah yang tengah menjadi tren di mesin pencarian Google adalah Pangandaran, Bukittinggi, dan Brastagi," ujar Mira Sumanti, Search Marketing Manager Google Indonesia

Ternyata bukan bali atau Lombok loh sobat, tapi salah satunya adalah Pangandaran, Kota kecil di selatan Jawa barat menjadi popular di trend pencarian Google.  sebenarnya apa sih yang membuat Pangandaran menjadi popular di kalangan netizen sehingga banyak yang mencari informasinya lebih banyak lagi.

Pangandaran memang terkenal dengan pantainya yang indah dan fenomena Sunset Dan sunrisenya yang dapat dilihat dari satu tempat yang sama. ada green canyon yang menjadi daya tarik wisata lainnya.

Akan tetapi akhir-akhir ini dipangandaran sendiri banyak bermunculan tempat wisata baru yang unik dan memiliki pesonanya masing-masing, sebut saja Citumang sungai dengan airnya yang jernih dan bersih berwarna hijau kebiruan, ada santirah sungai yang memiliki 5 air terjun di sepanjang alirannya dan gua sepanjang kurang lebih 100 meter. jojogan air terjun yang memiliki kolam renang alaminya, pepedan Hills bukit cinta penuh pesona, Sutera Reregan  Gua dengan Stalaktit dan stalagmite yang berumur hampir ratusan tahun. Batu lumpang, sungai yang indah untuk bermain Kayak, pantai Madasari dengan pulau karang di tepian nya. pantai batu karas yang menjadi pantai favourite wisatawan mancanegara untuk bermain surfing dan masih banyak lagi tempat wisata baru yang bermunculan yang wajib kalian kunjungi sendiri.

BACA JUGA 
Curug Bojong Air terjung diantara dua aliran sungai
Jojogan Air terjun dengan kolam alami para peri
Selain itu anak muda dipangandaran juga sangat active berbagi tempat wisata di media sosial yang mereka miliki, salah satunya adalah instagram. platform media sosial yang sangat popular untuk berbagi foto.

Dengan semakin banyak anak muda yang active berbagi tentang pariwisata di daerahnya semakin besar pula kemungkinanya akan menarik minat masyarakat luas untuk ingin mengenal lebih jauh tentang apa yang dibagikan tersebut, sehingga mereka kan mencari lebih banyak informasi di mesin pencarian google.



“Selain tiga daerah tadi, berbagai informasi yang lagi tren dicari orang adalah Padang, Bangka Belitung, dan Medan. Banyaknya daerah baru yang menjadi tren, membuat travel di Indonesia makin keren,” ungkapnya Mira Sumanti, Search Marketing Manager Google Indonesia.



Alasan Mas Is Memutuskan Mundur jadi Vokalis Payung Teduh.

Sumber foto Instagram @pusakata

Apa sih yang sebenarnya melatarbelakangi vokalis Payung teduh Mohammad Istiqamah Djamad, artau yang lebih dikenal dengan panggilan Mas Is menyatakan mundur dari Payung Teduh?

Banyak netizen dan penggemar Payung Teduh merasa Resah, karena kabar akan keluarnya Vokalis Band Indie tersebut dari grup Band yang sudah membesarkan namanya itu menjadi kenyataan.

Adapun bebarapa alasan mengapa Is sapaan Akrabnya keluar dari payung teduh merupakan keinginannya yang sudah lama ia utarakan, dapat dilihat dari beberapa postingan instagram miliknya. yang membuat para Fans payung teduh bertanya-tanya. ada apa sebenarnya dengan payung teduh.

Kontraknya dengan Payung Teduh sudah akan berakhir pada tanggal 31 Desember 2017 mendatang, sehingga sudah pasti jika Mas Is tidak lagi bernyanyi untuk Payung Teduh pad tahun 2018.

Mas Is sudah merasa tidak sejalan dengan Payung Teduh,perbedaan yang mendasari masalah tersebut adalah banyaknya jadwal manggung yang dimiliki oleh payung teduh.

Dengan banyaknya Jadwal yang semakin padat, Mas Is merasa semakin sedikit pula waktu yang dimilikinya untuk memulihkan semangat personil payung teduh untuk menelurkan karya baru.

Melihat alasan yang diutarakan oleh mas Is sebenarnya memang sudah menjadi keputusan yang berat baginya, namun semua demi kebaikan Payung Teduh dan Dirinya. kabar yang mengejutkan banyak pihak ini sejatinya membuat kita bakal kehilangan suara Mas Is di Payung Teduh.


tapi tidak menutup kemungkinan kita kan mendengar karya terbaru Mas Is yang lebih memanjakan para penggemarnya. kita Doa kan saja semoga mas Is segera membuat karya yang dapat membanggakan bagi belantika music dalam negeri.

Sumber : https://www.instagram.com/p/BbgN0pSnDHL/?hl=en&taken-by=detikcom

Payung Teduh kehilangan Vokalis, akankah berganti nama menjadi Payung Hitam?


sumber foto okezone.celebrity
Siapa yang tidak kenal dengan Payung Teduh, Satu dari sekian banyak Band Indi yang memiliki lagu-lagu hitz, dan di gemari oleh anak muda dan orang dewasa. dan kalian juga kenal dengan lagunya yang fenomenal berjudul Akad, yang banyak di nyanyikan dan di cover oleh para musisi youtuber.

Ada hal yang menarik dari band Indi tersebut, baru baru ini terdengar gossip santer jika vokalis Payung teduh Mohammad Istiqamah Djamad, artau yang lebih dikenal dengan panggilan Mas IS, beberapa kali dirinya  mem-posting foto dengan caption yang mengisyaratkan perpisahan. apakah itu salah satu bahwa dirinya akan hengkang dari grup band yang sudah membesarkan namanya tersebut.?
Banyak penggemar payung teduh yang resah seperti lagu miliknya, jika mereka akan kehilangan esensi dari payung teduh jika Mas Is benar-benar keluar dari payung teduh.

Caption dengan nuansa perpisahan juga kembali muncul di beberapa postingan Is berikutnya. Hal inilah yang kemudian membuat para fans semakin bertanya apa yang terjadi dengan Is. Tapi ketika melirik kolom komentar lebih jauh, beberapa penggemar pun sempat memberikan komentar yang cukup mengejutkan.

Selain memberikan link berita, beberapa fans juga menuliskan jika Is memutuskan untuk mundur sebagai vokalis Payung Teduh. Sampai saat ini Is sendiri belum mem-posting hal apapun yang memang menegaskan jika dirinya memang telah mundur dari Payung Teduh.

Jika Is memang benar memutuskan untuk mundur, jelas hal ini akan jadi kabar yang mengejutkan, mengingat Payung Teduh sedang berada di puncak karirnya

Keresahan penggemarnya menjadi kenyataan setelah IS mengungkapkan bahwa kontraknya dengan payung teduh akan habis pada 31 desember 2017 nanti, sudah dapat dipastikan jika hal tersebut benar ditahun 2018 kita tidak dapat mendengar suara mas Is dalam Band payung Teduh.

menurut Is dirinya sudah lama ingin keluar dari Payung teduh karena sudah tidak merasa sejalan lagi, melihat padatnya jadwal manggung Payung Teduh membuat waktu yang dimiliki personel payung teduh untuk menelurkan karya karya barunya semakin berkurang.


sehingga itu menjadi salah satu alasan mengapa harus mundur dari band payung teduh, semoga menjadi keputusan yang terbaik yah untuk Mas Is dan para penggemarnya, semoga semakin banyak karya yang di ciptakan, dan muncul kembali sebagai payung hitam atau payung warna-warni, yang lebih semarak untuk mewarnai belantika music tanah air.

sumber https://www.instagram.com/p/BbgOfFwDVZC/?hl=en&taken-by=kapanlagicom

Pages